Please enable JavaScript in your browser for better use of the website.

Magazine

Preview Magazine

September 2018

Ultimate Guide To Public Relations

Penyampai Pesan Yang Baik

Banyak yang berpikir bahwa tugas humas alias Public Relations (PR) mudah. Cukup mengundang media datang ke acara, membuat konsep acara yang menarik, membuat rilis, dan berharap mendapatkan publikasi. Padahal tugas PR bukan hanya itu.

PR harus bisa menjadi good messenger. Visi, misi, rencana, pesan, dan aksi perusahaan atau brand harus tersampaikan dengan baik kepada stakeholder yang dituju, entah masyarakat luas, pemerintah, media, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), konsumen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Begitu pula sebaliknya. Ketika beredar kabar, isu, aturan, hingga kebijakan dari pemangku kepentingan, PR harus mengetahui, menyerap, mengolah, dan menyampaikan ke manajemen.

Melalui tajuk utama ini, Marketeers melihat setidaknya ada enam fungsi dari PR. Mulai dari hubungan PR dengan dunia periklanan, marketing, management issue, public affairs, menghadapi krisis, dan media sendiri. Semua fungsi itu tentunya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Dan, PR harus memiliki beragam strategi untuk menyelesaikan semua tugasnya. Yang jelas, PR bukanlah profesi yang kerjanya hanya menunggu alias ongkang-ongkang kaki. Dibutuhkan tindakan yang aktif agar relasi dan hubungan baik bisa terjalin.

Selain mewawancarai PR kawakan Tanah Air, Marketeers juga menyajikan 50 tips sebagai pengingat –jika Anda telah berkecimpung di dunia PR-, serta panduan –jika Anda berniat menjajal profesi ini-. Harapannya, segala sajian utama ini bisa menjadikan Anda sebagai penyampai pesan yang baik dan mengubah pandangan bahwa tugas PR tidaklah semudah itu. 

*Pengiriman setiap Senin-Jumat jam 3 Sore

Price:

IDR 50.000