Please enable JavaScript in your browser for better use of the website.

E-magazine

A COMPREHENSIVE GUIDE TO LOYALITY PROGRAM : 10 TYPES, 10 TIPS, 10 TOP CASES (E-Magazine)

Kawal si Loyal                               

Bukan hal yang mudah untuk meraih loyalitas konsumen. Namun, ketika perusahaan atau merek sudah mendapatkannya, maka loyal customer ini akan menjadi aset yang sangat berharga bagi kelangsungan bisnis kita.

Konsumen yang loyal akan merekomendasikan produk kita. Mereka juga akan membela ketika merek kita menghadapi masalah. Namun, mereka juga membutuhkan pengakuan dan penghargaan. Makanya terlahir istilah customer loyalty program. Ini adalah program yang diberikan perusahaan bagi konsumen yang kerap melakukan pembelian.

Invesp, situs optimisasi dan konversi asal Amerika Serikat menyebut, ongkos mengakuisisi konsumen baru lebih mahal lima kali lipat dibandingkan meretensi konsumen yang sudah ada. Padahal success rate menjual produk kepada customer yang sudah ada mencapai 60%-70%. Bandingkan dengan konsumen baru, yang mana success rate hanya berada di angka 5%-20%. Peribahasa “make new friends, but keep the old. One is silver, the other gold” pun berlaku.

Saat ini banyak perusahaan berlomba-lomba menghadirkan customer loyalty program. Namun banyak pula yang gagal. Tidak adanya perencanaan alias sekadar ikut-ikutan justru berdampak negatif. Bukannya membuat konsumen senang sehingga merasa loyal, melainkan kecewa dan kesal. Kartu, poin, rewards, cashback, atau apa pun yang kita tawarkan menjadi promosi yang diacuhkan. Kata-kata gerutuan seperti ‘tidak masuk akal’, ‘aneh’, ‘ribet’, ‘repot’ terlontar dari mulut mereka.

Meski ingin memanjakan konsumen, bukan hal yang mudah untuk menghadirkan customer loyalty program yang sukses. Kampanye ini harus memiliki tujuan yang jelas, matang, konsisten, terintegrasi, dan lainnya. Makanya, Marketeers mengangkat tajuk utama “Compherensive Guide for Loyalty Program: 10 Types, 10 Tips, 10 Top Cases”. Tak hanya tipe, Marketeers juga menghadirkan tips serta studi kasus dari perusahaan-perusahaan Indonesia yang berhasil menjadikan loyalty program bukan sebagai pelengkap. Program mereka bisa membuat konsumen penasaran, ambisius, dan bangga. Cobalah untuk belajar dari mereka. Sudah waktunya bagi merek dan pemasar untuk selalu mengawal si loyal. Jangan biarkan mereka terlantar.

*Untuk pembelian e-magazine sedang mengalami kendala, untuk pemesanan e-magazine silahkan di email ke mulyadi@markplusinc.com.


Rp. 30,000