E-magazine

Challenger Brands: New Kids on The Block (E-Magazine)

Bukan Anak Kemarin Sore

Indonesia tengah menjadi sorotan perusahaan dunia. Satu-persatu pemain datang, berinvestasi dan berusaha memenangkan hati konsumen Indonesia. Para pemain itu ingin mencoba peruntungannya di negeri ini.

Sebut saja Wuling dan DFSK, raksasa otomotif asal China; Innisfree, brand kecantikan milik Amore Pacific, yang tak lain perusahaan perawatan kulit dan kosmetika terbesar di Korea Selatan; Honor, brand smartphone yang diboyong oleh raksasa teknologi Huawei; Kendall Motorcycle Oil, yang merupakan produk Phillips 66, perusahaan minyak dunia yang masuk dalam daftar Fortune Global 500, dan masih banyak lagi.

Kehadiran mereka di Indonesia memang terbilang baru. Masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus mereka lakukan. Apalagi, hampir di semua sektor, terdapat market leader alias penguasa pasar. Merek pemain lawas itu telanjur melekat di hati masyarakat Tanah Air. Sedangkan para pemain itu terbilang anak baru yang harus membuktikan jati dirinya, alias new kids on the block.

Meski pengalaman mereka di Indonesia masih minim, para challenger brands itu bukanlah anak kemarin sore. Lihat saja perusahaan yang ada di belakang mereka. Kebanyakan dari mereka adalah perusahaan yang namanya telah diperhitungkan di dunia. Tidak hanya menjadi jawara di negaranya, mereka pun berhasil mengepakkan sayap bisnisnya ke negara lain. Berbekal segala pengalaman dan keunggulan itu, mereka yakin bisa membawa kisah suksesnya ke Indonesia.

Tajuk itulah yang diangkat oleh Marketeers pada edisi Juli 2018 ini. Marketeers menghadirkan berbagai kisah pendatang baru, alasan, sekaligus strategi dan diferensiasi mereka. Bukan hal yang mustahil jika suatu saat nanti, perusahaan-perusahaan ini akan mendominasi dan menjadi pemain yang diperhitungkan di industrinya masing-masing. Pasalnya, meskipun para pemain ini terbilang anak baru, namun mereka bukan anak kemarin sore.


Rp. 30,000